Game Olahraga Yang Terlihat Semakin Nyata Justru Malah Membosankan

Semakin lama dan semakin berkembangnya jaman, tentu games juga terus ikut berkembang dan tentu juga para "player" game itu sendiri. Melihat dari perkembangan game itu sendiri, saya lebih menuju ke game sepak-bola seperti FIFA atau Pro Evolution Soccer (PES), dimana disana saya bisa mengontrol tim favorit saya sendiri. Jadi disana saya bisa meluapkan kekesalan jika memang pada saat itu tim favorit saya kalah pada pertandingan sebenarnya untuk membalaskan dendam dengan menghajar tim musuh itu sesuka hati.
Tapi sekarang semua ini sudah berubah sob. Seiring dengan perkembangan grafis pada game, game itu sendiri juga ikut berkembang termasuk juga dalam permainannya. Dan untuk memenangkan satu pertandingan sepak bola dijaman sekarang itu perlu kerja yang lebih keras lagi dari apa yang telah kita kuasai sebelumnya. Hal-hal yang berbau fisik sekarang lebih cenderung diambil pada game-game seperti ini, yang memang benar-benar banyak perubahan dan kesalahan, seperti contohnya aja nih; kehidupan nyata seorang olahragawan, yang mengambil bagian dalam karir orang tersebut, dan hasilnya sekarang bagaimana ini akan diterapkan pada game.

Game-Game Olahraga Yang Terlihat Semakin Nyata Justru Malah Membosankan
Game-game simulasi seperti halnya game Football (FIFA dan PES) sekarang sudah terlihat sangat nyata, bisa dibilang itu memang dibentuk sesuai dengan orang yang ada pada dunia nyata. Digambarkan memang pada game ini kita seperti Tuhan yang dapat mengontrol apa saja yang ada di permainan sepak bola. Membuat sang kiper terbang menunjukan aksinya menangkap bola, dan teriakan-teriakan histeris sebuah goal dari jarak 30-yard. Sekarang game sepak bola ini sendiri sedang menggema dalam hal oper-mengoper bola, seperti halnya yang ada pada strategi Barcelona tiki-taka dimana kalian bisa memainkan teknik ini dengan asyik pada game, atau bisa jadi menyebalkan kalau kalian adalah musuh dari si pengguna strategi. Ya memang saya salut dengan para pembuat game yang sudah berusaha membuat game ini jadi terlihat semakin nyata, namun ada satu hal yang sebenarnya pengen saya sampaikan disini sob. Sebenarnya para pembuat game itu sendiri sadar ga kalau semakin nyata mereka membuat game justru semakin susah game itu sendiri. Otomatis mereka bisa kehilangan inti dari game itu sendiri, karena game itu dibuat untuk bersenang-senang, bukan untuk kita berpikir keras dan latihan keras yang justru malah bisa membuat kita jadi bosan sendiri sama game itu, bener ga sob?
Ini memang bukan game yang bodoh sob. Tapi ketika saya mulai untuk memainkan game ini entah FIFA ataupun PES saya malah dipusingkan dengan game ini sendiri, yang memang sekarang jadi sangat ribet untuk dimainkan. Kita disini perlu belajar lagi cara mengoper bola, cara mengarahkan kemana bola akan ditendang, kekuatan tendangan sendiri dan lain sebagainya. Disini yang tujuan utamanya saya pengen cari senang dengan game, justru malah jadi kebalikannya. Saya jadi grusah-grusuh, membosankan dan tidak menikmati game ini malahan.

Tentu saja buat mereka yang pemula, bukan buat kalian-kalian yang sudah pro sob, terutama yang memang jarang atau bisa dibilang ga pernah main game ini. Pasti justru malah merasa ga nyaman sekali pada 10 menit pertama game ini dimainkan. Gimana tidak? Mereka yang ga pernah main disuruh mengoper bola dengan benar ala pemain bola sungguhan, ya ga bisa kan? Ya buat kalian yang memang bisa memainkan accuracy 100% ga masalah lah, tapi untuk orang-orang biasa, mending diturunkan aja lah kenyataan pada game itu sendiri menjadi 60-70%.

Cukup turunkan saja tingkat kesulitan game itu jika kalian mau menang, nah sekarang kalian pasti akan berkata gini: "dimana letak serunya game ini, jika harus main game tingkat rendah". Pastinya kalian pengen main ditingkat yang paling tinggi kan. Dan disitulah letak kepuasannya! Setiap orang ingin menghajar tingkat tertinggi pada game. Saya sendiri benci sekali jika dikalahkan pada game karena hanya sedikit kesalahan passing saya pada game, atau harus mengganti ke analog ketika akan melakukan tendangan pojok. Sama aja kan sob dengan game balapan, kita harus benar-benar berkonsentrasi pada game sama seperti kita naik mobil beneran, ketegangan emang ada disini dan cenderung malah jadi menakutkan buat kita. Terus kita mau naik mobil pelan-pelan pada game balapan itu? Kan ga lucu sob, sama aja ga balapan, dan tentunya ga mengasyikan.

Hal ini juga ga terjadi di game sepak bola aja ternyata, ini juga berlaku untuk semua game olahraga. Contohnya aja nih, ketika saya coba memainkan game NBA, ketika saya pengen melakukan slam dunk atau ga alley oops, itu benar-benar sangat susah sekali. Jangankan buat main itu sekarang, untuk mendekati ring aja kayanya perlu kerja keras. Selain itu ketika saya coba main Madden NFL, saya coba untuk memecahkan itu dari jarak 20 ke 30 yard dan lari hingga ke 50 yard untuk melepaskan umpan, tapi apa yang terjadi? Pergerakan saya cuma sekitar 2 sampai 3 yard saja tiap main.
Sekarang buat para penggemar game, saya sangat setuju kalau game itu semakin terlihat nyata pada grafis tentunya. Tapi jangan juga membuat keseluruhan game menjadi sama dengan kenyataan. Saya pikir hanya turunkan sedikit kesusahan pada game itu. Jadi game benar-benar kembali pada fungsinya sebagai pengusir kebosanan, bukan malah menambah kebosanan. Kalau menurut kalian gimana sob?

No comments:

Post a Comment